Pentingnya Museum Sebagai Sarana Pembinaan Karakter Siswa



 Museum Sebagai Sarana Pembinaan Karakter Siswa
Museum adalah lembaga yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Museum berfungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian dan kesenangan atau hiburan. Pada saat ini masih banyak pelajar mengabaikan museum sebagai   sarana pembelajaran karakter siswa itu penting di bentuk dalam proses ilmiah ataupun hanya melihat sekeliling nya saja, salah satunya adalah museum dalam hal ini museum adalah salah satu bentuk dalam pembelajaran dalam siswa, banyak di kota kota modern saat ini museum masih banyak di kembangkan oleh masyarakat sekitar maupun di kelola oleh pemerintah, disini lain museum justru di tinggalkan oleh para siswa dalam kegiatan sehari hari maupun dalam kegiatan liburan Kemana anda pergi saat liburan atau akhir pekan tiba? Ke Pantai? Gunung? Mall? Atau beragam tempat wisata lainnya? Jarang sekali yang akan menjawab museum karena memang berkunjung ke museum belum menjadi gaya hidup orang Indonesia. Mendengar kata museum yang terlintas di pikiran kita biasanya segala sesuatu yang tua dan kuno serta tidak menarik. Baik anak-anak maupun orang dewasa sama-sama enggan ke museum. Kalaupun ada segerombolan anak berkunjung ke museum biasanya karena tugas dari guru di sekolah. Cukup jarang yang datang karena suka melakukannya.
            Pergi ke museum ? dinilai bagi para pelajar adalah sebagai waktu yang tidak tepat dan hanya di lakukan dalam kurun waktu yang tidak lama contoh nya sebulan pelajar hanya pergi kemuseum hanya satu kali saja bahkan jarang atau tidak pernah, disini museum sebenarnya terdapat kandungan kandungan nilai moral, museum di ciptakan guna mengenal para sejarah untuk melakukan proses suatu sejarah yang di muat lagi dalam sebuah museum, contoh nya museum dirgantara, museum Benteng Vredeburg dan masih banyak lagi, dengan melihat atau membaca suatu peninggalan atau kisah dari para pejuang kita, seakan rasa berbela sungkawa  dalan meneladani sikap para pejuang dalam melaksanakan tugas nya, sebagai pelajar moral siswa dalam bentuk simpatik maupun menghargai orang lain dalam berkarya maupun menghargai siapapun bertindak dan melakukan sesuatu yang di dalam nya ada pengorbanan yang sangat mendalam. Dalam sektor ini perlu berbagai pihak agar pelaksanaan kegiatan ke museum bias berjalan dengan rutin terutama pada pihak sekolah. Pengalaman serta berbagai nilai yang terbentuk seakan tercipta dalam suasana museum tersebut, terkadang para pelajar lupa mengapa museum itu di bangun.
Anak-anak zaman sekarang hidup dengan kondisi yang jauh berbeda dari masa lampau. Ketika di sekolah mereka mempelajari sejarah mungkin sulit bagi mereka memahami kondisi kehidupan pada masa lampau. Dengan mengunjungi museum dapat membantu anak-anak memahami dan turut merasakan nuansa kehidupan pada zaman dahulu. Saat mengunjungi  sebuah museum, akan ada banyak hal baru yang di dapatkan. Tidak hanya soal sejarah tetapi  juga soal ilmu pengetahuan. Misal saat berkunjung ke Museum Geologi di Bandung. Siapa sangka kalau ternyata di planet bumi ini ada banyak sekali jenis batu. Dan bisa melihat berbagai jenis batu tersebut di sana. Sebuah museum umumnya adalah tematik. bisa memilih jenis museum apa yang ingin kunjungi. Temuan fosil sisa-sisa prasejarah bakal membuat lebih menghargai kebesaran Tuhan,mengagumi ciptaan Tuhan jauh sebelum era manusia modern ada. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk mengajarkan anak cara berinteraksi dan bersosialisasi dengan banyak orang. Karena biasanya mereka mengunjungi museum dalam bentuk kelompok sehingga anak-anak bisa saling bertanya dan menjawab. Selain itu mereka juga dapat berinterksi dengan pengunjung museum lain yang belum dikenal disitulah beberapa pembinaan karakter pelajar mulai muncul dan terbentuk

0 Response to "Pentingnya Museum Sebagai Sarana Pembinaan Karakter Siswa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel