Lakukan Ini kiat Sukses Hidup Bahagia

Langsung ke topik saja :v
Jngan lama lama saya nulis blog ini wkwkwkw
Cusss come on


1. Memberi adalah Investasi

    Jadilah seperti sehatang pohon yang buahnya lebat. Ketika di alah ia memberi dan membalasnya dengan buah. Bahkan sering Memberi adalah Investasi lempar batu malalkan sering kali buah terbaik yang ia berikan, buah yang sudah matang di mana kematangannya mencerminka keikhlasan yang penuh senyuman

    Memberi memilki kekuatan yang luar biasa. Orang yang tidak mulai dengan memberi biasanya ia terkena penyakit bakhil yang hakiki, memberi tidak mau, meminta paling dulu. Memberilah, maka Anda akan menerima. Tapi kalau Anda sudah menerima terlebih dahulu, balaslah dengan pemberian yang lebih baik semampu Anda, begitulah Rasuluallah Saw mencontohkan

    Memberilah, yakinlah seseorang dikenang baik karena la suka memberi, bukan karena suka meminta. Mau dikenang seperti apakah Anda ketka telah meningzalkan kehidupan fana ini Sebab hidup adalah pilihan. Beruntunglah orang-orang yang memberi tanpa mengingat, dan orang-orang yang menerima tanpa lupa

    Umar bin Khaththab ra. menginfakkan setengah kekayaannya.Ketika Rasulullah menanyainya, Umar tidak khawatir kekayaannya berkurang akibat banyak dikeluarkan di jalan Allah Swt. Ini tentu berbeda dengan selbagian orang yang hanya berpikir sebatas logika yang terbatas. Rasulullah Saw bersabda, "Tidaklah harta itu berkurang karena sedekah

" (Hr. Muslim). Dalam sabda beliau lainnya,
Infakkanlah harta kekayaanmu niscaya kamu akan diberi gantinya"
(H.r Bukhari dan Muslim)

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang bak, maka Allah akan melipat gandakan penbayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan. Dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan"
(Q.s al-Baqarah [2]: 245)

    Secara logika mana mungkin kita memberikan harta tapi harta kita tidak berkurang, justru akan diganti dengan berlipat ganda ltulah bedanya hitungan manusia dengan hitungan Allah Swt. Mari kita perhatikan dengan saksama, apa yang terjadi jika kita berinvestasi di sebuah bank? Tentunya ada beberapa kemungkinan, kalau tidak untung berarti rugi, atau impas. Baiklah, kira-kira jika kita untung, berapa banyak keuntungan yang akan kita peroleh? Mungkin tidak akan banyak, dalam setahun keuntungan kita sekitar 10% -30%.

    Nah, sekarang kita bayangkan mana yang kredibilitasnya lebilh baik, bank buatan manusia ataukah bank buatan Allah yang sangat besar serta universal ini (alam semesta-pen)?

    Anda pasti akan menjawabnya dengan benar. Ya, tentunya jika Anda berinvestasi kebaikan kepada semesta (alam dan isinya), itu berarti Anda sudah dijamin UNTUNG. Dan luar biasanya, untungnya sangat besar hingga mencapai ratusan kali lipat dari investasi dasar Anda

"Perummpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serpa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir,tiap tial bulir seratus buji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang dia kehendaki. Dan allah mahaluas lagi maha mengetahui"
(Q.s. al-baqarah [2]: 261)

2. Memberi yang terbaik, Bekerja Sebaik mungkin

       Sahabatku, kesuksesan bukanlah sesuatu yang bisa Anda beli Dengan uang tunai, tetapi Anda harus mencicilnya setiap hari, karenanya berikanlah cicilan terbaik yang Anda miliki setiap harinya Berusahalah!

     Ya, mengapa hanya memberikan yang biasa-biasa saja kalau Anda bisa memberikan yang lebih baik, bahkan yang terbaik. Bukankah jika yang terbaik yang Anda berikan Anda pun akan mendapatkan yang terbaik? Aristoteles mengatakan,
"Penghargaan dan hadiah akan jatuh kepada orang-orang yang menunjukkan kualitas baik dalam tindakan mereka."

    Bekerja dengan kualitas yang baik akan muncul jika Anda sudah membuat prioritas-prioritas hidup Anda. Jika Anda sudah memilih dan fokus pada kemampuan Anda, kualitas pun akan muncul dari diri Anda. Anda hanya tinggal menstabilkan dan meningkatkan

3. Memberi Kebahagiaan

       Memang betul kata pepatah, "berakit-rakit ke hulu, berenang renang ke tepian; bersakit- sakit dahulu, bersenang-senang kemudian." Itulah kebahagiaan sejati ketika kita sudah merasakan pengorbanan, mampu menunda kesenangan semu. Itu sebabnya pengorbanan itu sudah satu paket dengan kebahagiaan. Dengan kata lain, jangan pernah bermimpi hidup bahagia kalau Anda tidak mau "BERKORBAN", dan jangan pernah bermimpi hidup bahag�a kalau Anda tidak mampu menunda kesenangan.


    Namun demikian jangan pula berkorban berkepanjangan, hingga impian Anda pun Anda korbankan. Hal ini kadang terjadi pada orang-orang yang berusaha membahagiakan orang lain, tapi tidak peduli dengan kebahagiaannya sendiri .impiannya demi kebahagiaan orang lain sama saja dengan menzalimi dirinya sendiri.

     Ingat HANYA orang yang MEMILIKI yang bisa MEMBERI. Hanya orang yang memiliki uang yang bisa memberi uang. Hanya orang yang memiliki kebahagiaan yang bisa memberi kebahagiaan. Jadi, bagaimana mungkin seseorang memberikan kebahagiaan jika ia sendiri hidupnya tidak bahagia. Katakanlah ia sedang berkorban,

0 Response to "Lakukan Ini kiat Sukses Hidup Bahagia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel